Hal Yang Bisa Kamu Kontrol Untuk Memperbaiki Hidup

Kamu pernah merasa ada yang salah dalam hidupmu? Mungkin bisa jadi memang ada yang salah dalam hidupmu. Apapun itu. Tiap orang pasti pernah punya foot bendernya sendiri yang menghalanginya untuk menikmati hidup, and worse, untuk maju. Mengurai hal-hal itu merupakan salah satu langkah awal untuk memperbaiki hidup.

Beberapa hal memang tidak bisa kamu kontrol seperti takdir, bencana, dan sebagainya. Tapi ingat, beberapa hal bisa kamu kendalikan. Di post ini saya mau cerita sedikit soal beberapa hal yang bisa kamu kontrol untuk memperbaiki hidup. Ya mudah mudahan sih benar bisa membuat hidupmu lebih baik.

Trust me. I’m on my way doing this juga kok. Recent events kinda devastating for me. Sebenernya devastating ini bagus sih. Karena kamu bisa memahami banyak hal when you are at your lowest. Langsung aja deh, gausah pake curhat.

Berdasarkan pengamatan saya, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa kamu kontrol. Jadi omong kosong lah soal kamu harus begini karena kalo ga nanti begitu soal hal hal ini.  Hal-hal ini antara lain:

  1. Prioritas.
    Iya. Betul. Prioritas. Tidak ada orang yang benar-benar sibuk sampai harus kehilangan waktu untuk menghibur diri, berkumpul dengan keluarga dan teman. Semua cuma soal prioritas. In fact, orang yang terbiasa sibuk relatif handal dalam mengatur waktu. Mereka berani bilang “tidak bisa” saat  mereka memang punya prioritas lain. Orang yang terbiasa sibuk akan dapat menyempatkan waktu untuk hal yang memang penting untuknya. Kamu tidak pernah kebagian waktu? Mungkin kamu bukan prioritas untuk orang tersebut 😛

    Priority matters
    “To change your life, you need to change your priorities” – someone on internet
  2. Daya Juangmu.
    Kamu bisa mengontrol daya juangmu. Kamu kurang handal untuk suatu pekerjaan atau suatu bidang? Kamu kan bisa belajar. Tinggal seberapa keras kamu mau berjuang dan belajar.

    Effort
    “Satisfaction lies in the effort, not in the attainment, full effort is full victory.” – Mahatma Gandhi
  3. Apa yang kamu percaya.
    Kamu bisa memilih hal apapun yang kamu percaya. Banyak informasi di luar sana. Ya memang kita tidak pernah akan benar benar mengerti dan paham suatu hal kecuali kita menjadi bagian dari hal tersebut. Makanya kamu bisa memilih apa yang mau kamu percaya. Kamu juga bisa memilih untuk percaya semua hal. Kamu juga bisa memilih untuk tidak percaya pada semua hal. Kamu juga bisa memilih untuk menjadi bebal.
  4. Hal yang kamu pikirkan dan hal yang kamu bicarakan.
    Mungkin kamu sudah sering dengar kalau kamu mengontrol hal-hal yang kamu bicarakan, kamu bisa terhindar dari banyak masalah yang ternyata tidak perlu ada. Begitupun dengan hal-hal yang kamu pikirkan. Tidak perlulah kamu meracuni pikiranmu sendiri kalau kenyataannya tidak seperti apa yang kamu pikirkan. Seringkali bukan cuma hidupmu yang terbebani karena hal itu. Tapi juga hidup orang lain.

    People talking
    “The problem you will meet often depends on the way you talk” – someone on internet
  5. Seberapa serius kamu menjalani hidup.
    Kamu bisa jadi orang yang santai dan menikmati hidup yang apa adanya. Kamu juga bisa menjadi orang yang penuh ambisi dan hidup dengan berbagai pencapaian. Hal ini bukan takdir, tapi nasib. Kamu pegang kendali sendiri atas nasibmu. Bukan orang lain, bukan sekelompok orang, bukan pacarmu. Kamu. Seberapa serius kamu menjalani hidup adalah hal yang bisa kamu kontrol.

    Enjoy life
    “I decided to fly through the air and live in the sunlight and enjoy life as much as I could.” – Even Knievel
  6. Apa yang kamu makan.
    Wah mengagetkan! Ternyata kamu bisa kontrol apa yang kamu makan! Basi. Kamu bisa mengontrol apa yang mau dan akan kamu makan. Kamu ga perlu makan di restoran parlente setiap pagi. Kamu gaperlu puasa setiap hari selama setahun. Kamu tau kapasitasmu sendiri. Manusia cenderung makan lebih dari apa yang dia butuhkan. Mungkin karena naluri sih, agar punya cadangan makanan saat lagi ga ketemu makanan. Tapi sekarang bukan zaman batu lagi kan?
  7. Seberapa terbuka pikiranmu.
    Kamu bisa memilih untuk menjadi bebal kalau kamu memang merasa perlu. Kamu bisa memilih menjadi moderat kalau kamu merasa perlu. Kamu bisa memilih untuk haus informasi kalau kamu perlu. Nobody really cares. Seberapa terbuka pikiranmu adalah salah satu hal yang bisa kamu kontrol dalam hidup. Jangan mau dipaksa menutup pikiran lewat doktrin-doktrin. Bahkan agama manapun tentu menyuruhmu untuk belajar dan menuntut ilmu.
  8. Dengan siapa kamu berteman dan menjalin hubungan.
    Ada yang bilang kalau kamu adalah rata-rata dari lima orang terdekatmu. Kalau kamu berteman dengan pencuri, kamu akan menjadi pencuri. Pintar pintar memilih teman. Pilih teman yang memacu dirimu untuk maju, jangan cuma yang hura-hura sana sini. One day kamu bakal cape kesana kesini.  Pilih teman yang tidak memaksamu untuk ini itu.

    Begitupun soal hubungan. Jangan terjebak dalam hubungan yang tidak membawamu kemana-mana. Jangan terjebak dalam hubungan yang memenjarakan potensimu. Jangan terjebak dalam hubungan yang tidak membahagiakanmu.

Two girls lying
“You are the average of five person closest to you” – someone on internet

Hal-hal diatas adalah hakmu. Kamu bisa benar benar mengontrol hal tersebut dalam pengaruhmu sendiri. Kamu bisa merombak hal-hal tersebut kalau memang akan holding you back from what you are pursuing. Jangan lagi hidup dibawah bayang-bayang orang lain.

Mungkin ada hal lain yang belum saya sampaikan. Kamu punya pendapat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *