Kenyataan Pahit Universal.

Kenyataan pahit universal adalah beberapa fakta yang harus kita semua sadari dan kita terima. Beberapa poin dari tulisan ini mungkin sudah kamu sadari betul sejak kecil, dan beberapa mungkin belum kamu alami. Saya menulis tulisan ini karena saya tidak mau terjebak dalam ilusi indah yang saya baca di buku-buku motivasi.

Kenyataan pahit universal
Sudah cukup kita dibuai dalam ilusi motivasi sehingga menimbulkan keyakinan palsu dalam diri kita.

Saya menyadari beberapa poin dalam tulisan ini ketika saya kehilangan kucing saya. Ya, kejadian itu membawa dampak cukup besar bagi cara pikir saya. Hari itu juga saya sadar bahwa dunia tidak seindah mimpi-mimpi saya. Baiklah, selamat membaca.

Note: Saya menggunakan reverse psychology di tulisan ini.

Hidup tidak akan pernah adil.

Kamu bisa bersikap baik dan melakukan hal yang benar sepanjang waktu tapi tidak menerima apapun sebagai balasannya. Hal yang buruk bisa terjadi padamu, kapanpun. Berharap bahwa semua orang akan bersikap baik padamu karena kamu orang baik sama seperti berharap untuk tidak diseruduk banteng marah karena kamu vegetarian.

Jangan terlalu percaya diri bahwa hal baik akan menimpamu karena kamu selalu berbuat baik. Beberapa orang mungkin akan membalas kebaikanmu, jika ingat. Jangan pernah merasa sudah berbuat baik kalua kamu berbuat baik. Kalau ada orang yang mengaku kalau dia baik, kamu perlu pertanyakan kelakuannya. Orang baik tidak perlu mengaku-ngaku kalau dirinya baik.

Your quality will be known before ever you should tell them. 

Dunia tidak akan pernah adil.

Banyak orang yang bekerja lebih keras dan lebih lama dari semua orang, dan hanya menerima bayaran sepotong roti. Mereka orang-orang baik, dan mungkin tidak perlu menjalani hidup macam itu, dan kamu tetap tidak bisa berbuat apapun yang berarti untuk merubahnya.

Kalau kamu benci dengan pekerjaanmu, ingat, selalu ada orang yang lebih ahli darimu dan rela dibayar lebih murah. Orang itu cuma ga ketemu kesempatan yang sama denganmu. Banyak orang yang lebih berhak berada di posisimu. Kamu cuma beruntung bisa menikmati hidupmu yang sekarang. Ya. Beruntung. Saat kamu baca ini, saya berasumsi bahwa setidaknya kamu memiliki smartphone dan paket data atau akses wifi (kecuali kalau ada orang yang gaada kerjaan dan ngeprint tulisan ini dan disebar serampangan). Banyak orang yang bahkan untuk makan besok pun dia bingung, walaupun dia bekerja lebih lama dan lebih keras darimu. Pun demikian,

Jangan lupa bersyukur.

Kadang, berusaha yang terbaik tetap tidak cukup.

Kamu bisa berusaha dengan maksimal untuk mengejar sesuatu, dan bisa jadi yang mendapatkan hal tersebut adalah orang yang kebetulan lewat atau orang yang tidak tahu apa apa. Usaha dan kerja kerasmu mungkin selamanya tidak akan pernah cukup.

Koruptor dan orang-orang jahat, seringkali mereka yang akan tetap lebih kaya darimu. Bahkan jika seluruh umurmu dihabiskan untuk bekerja, tetap tidak akan melebihi 1% dari kekayaan mereka. Tidak perlu merasa kalau pekerjaanmu paling berat, tidak perlu merasa paling bisa segalanya. Tidak perlu.

Shitposting for a living

Jika saat pertama kali coba kamu tidak berhasil, mungkin yang kedua dan ketiga juga tidak berhasil. Mungkin yang kesepuluh dan keseribu kali juga kamu tetap akan gagal walaupun kamu sudah merasa berusaha yang terbaik. Mungkin kamu harus ubah pendekatanmu terhadap sesuatu hal tersebut, atau, dramatically, ubah tujuanmu. Pun demikian,

Jangan berhenti berusaha.

Kita tidak spesial.

Saya. Anda. Kalian. Tidak perlu merasa jumawa. Kita semua tidak spesial. Kita tidak lahir dengan membawa misi perdamaian dunia. Kita semua akan mati.

Tidak perlu merasa bahwa kamu adalah kunci segalanya. Tanpamu semua akan baik saja. Tanpamu bumi tetap berputar dan matahari tetap terbit. Ketika kamu hilang dari organisasi atau tempatmu bekerja, sepenting apapun dirimu, kamu akan selalu tergantikan. Kita bukan segalanya. Kita tidak pernah benar-benar berarti apa apa.

Kita tidak pernah minta untuk dilahirkan. Kita cuma kebetulan ditakdirkan untuk lahir dan harus menjalani apa yang namanya kehidupan. Kita tidak spesial. Pun demikian,

Jangan berhenti berbuat baik.

Kita semua akan menjadi tua dan tidak berdaya,

Jika beruntung. Jika ada umur. Jika nyawa kita tidak dicabut besok.

Selalu ada orang yang lebih baik dari kita.

Selalu akan ada pula orang yang lebih terpuruk dari kita. Diatas langit masih ada langit, dibawah tanah masih ada tanah. Gausah merasa “paling” atau “ter”. Kita tidak spesial.

Matahari kita bukan bintang yang terbesar. Bumi bukan tempat paling ideal untuk manusia. Galaksi bimasakti bukan yang teristimewa.

Effort
“Satisfaction lies in the effort, not in the attainment, full effort is full victory.” – Mahatma Gandhi

Saya, anda, kalian. Kita tidak spesial. Kita bukan apa apa. Kita cuma sesosok individu diantara milyaran manusia lain. Kehadiran kita di bumi tidak sesignifikan dan seistimewa apa yang nenek dan kakekmu katakan dulu. Pun demikian,

Jangan berhenti belajar.

Kamu diingat jika kamu dibutuhkan.

Jika kita menolong seseorang yang dalam kesulitan, orang itu akan mengingat kita (jika dia dalam kesulitan lagi). Orang-orang macam ini yang menghubungi dan nanya kabar jika dan hanya jika sedang butuh bantuan.

Saat kamu sedang populer dan sedang sukses-suksesnya, kamu akan terkejut betapa banyak teman yang kamu miliki. Bahkan yang dulunya tidak pernah bertegur sapa pun akan tiba tiba akrab denganmu dan mengaku-aku kenal denganmu.

People talking
“The problem you will meet often depends on the way you talk” – someone on internet

Lalu, perhatikan jika situasimu sedang goyang dan tidak stabil. Siapa orang-orang yang akan tetap menemanimu dalam keterpurukanmu. Baiknya kamu catat 🙂 Kebanyakan pertemanan itu palsu, dan hanya berlandaskan pada asas manfaat dan guna. Beberapa pertemanan mungkin sudah seperti saudara, dan beberapa saudara mungkin hanya jadi saudara karena ikatan darah.

Kalau seseorang pernah berbuat buruk padamu satu kali, mungkin dia tidak akan pernah mengulanginya lagi. Jika dia mengulangi untuk yang kedua kali, dia pasti mengulangi untuk yang ketiga kalinya. Pun demikian,

Jangan lelah untuk memberi manfaat bagi lingkunganmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *