Chilling Tank Stainless Steel
2026 · engineering

Aku fabrikasi sistem chilling tank industri dari stainless steel untuk klien pengolahan pangan melalui PT Witanabe. Sistemnya pakai immersion cooling, susunan coil terbenam, untuk menurunkan suhu produk dengan cepat di dalam tank. Aplikasinya untuk pengolahan pangan, artinya standar material dan fabrikasi-nya ga sama dengan pekerjaan tank industri umum.
Fabrikasi stainless food-grade butuh perhatian pada finishing permukaan, kualitas las, dan geometri internal yang ga dituntut di pekerjaan tank industri biasa. Celah-celah kecil menjebak kontaminasi. Las internal yang buruk bukan cuma soal struktural, tapi juga soal kebersihan. Spesifikasi finishing permukaan interior ada alasannya, dan harus dipenuhi serta diverifikasi sebelum tank dikirim.
Sisi termal dari desain, sizing coil pendingin, menentukan kebutuhan aliran refrigeran, menghitung waktu pulldown untuk beban produk yang ditargetkan, berjalan paralel dengan spesifikasi fabrikasi. Salah satunya benar tanpa yang lain menghasilkan tank yang bagus secara konstruksi tapi ga memenuhi kebutuhan proses, atau sistem termal yang sudah benar ukurannya tapi di tank yang gagal inspeksi keamanan pangan. Dua-duanya sama-sama ga ada gunanya buat klien.
What this proved: Fabrikasi untuk industri pangan butuh engineering termal dan penanganan material food-grade sekaligus. Kamu ga bisa pisahkan keduanya dan berharap hasilnya sesuai standar.