Jurnal Kulit Pertama Hibrkraft

Jurnal kulit pertama Hibrkraft 2010

Jurnal Hibrkraft pertama ga dibuat untuk dijual. Aku bikin karena aku mau notebook yang tahan lama. Kulit asli, kertas yang layak, binding yang ga retak di punggungnya setelah sebulan pemakaian harian. Pasar alat tulis komersial tahun 2010 ga punya yang memenuhi standar itu dengan harga yang masuk akal, jadi aku bikin sendiri.

Jurnal pertama itu jadi proof-of-concept untuk semua yang kemudian menjadi Hibrkraft. Tekniknya masih kasar, jahitannya ga konsisten, pemilihan kulitnya masih berkembang, tapi prinsip intinya sudah ada: buat untuk dipakai, bukan untuk dikagumi. Jurnal itu alat kerja dan harus tahan pemakaian harian.

Tahun 2011 orang-orang mulai minta beli apa yang aku buat untuk diri sendiri. Di situlah Hibrkraft jadi sebuah praktik, bukan lagi proyek personal. Jurnal 2010 itu masih ada di rak. Masih utuh.


What this proved: Praktik yang dibangun untuk penggunaan pribadi diuji lebih jujur daripada yang dibangun untuk pasar. Kalo kamu pakai sendiri setiap hari, standar kualitasnya terbentuk sendiri.